Sat. Dec 4th, 2021

Banjir yang melanda Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat tidak membuat sejumlah warga memilih mengungsi. Banjir akibat meluapnya air Kali Bekasi meremdam permukiman warga setinggi kurang lebih 1,5 meter. Tidak sedikit dari warga memilih bertahan di lantai dua rumah.

Sejumlah perahu karet dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kota Bekasi dan sejumlah relawan terus diterjunkan menyisir rumah rumah warga. Relawan dari BPBD sesekali memanggil dari atas perahu karet ketika melakukan penyisiran, warga yang kebetulan berada di lantai atas rumah ditawari untuk dievakuasi. "Bu mau dievakuasi enggak," kata seorang relawan yang tengah menyisir perumahan PGP dengan perahu karet.

Pemukiman warga di Perumahan PGP Bekasi mayoritas memiliki dua lantai, warga yang memilih tidak mengungsi bertahan di lantai dua rumah. Mereka bertahan sambil berharap air segera surut, bahkan sebagian dari merekan bukan hanya orang dewasa. Anak anak bersama orangtuanya satu rumah memilih tidak mengungsi, mereka mengaku masih merasa aman di lantai dua rumah.

"Enggak, mudah mudahan cepet surut," sahut warga Perumahan PGP yang enggan mengungsi. Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Bekasi Suhendra mengatakan, pihaknya sejak tadi siang telah melakukan evakuasi warga yang hendak mengungsi. "Jadi kita evakuasi pakai perahu, kalau warga yang mau dievakuasi kita jemput tapi ada beberapa warga yang bertahan di lantai dua," ucap Hendra.

BPBD dan sejumlah relawan, hingga memasuki malam hari tetap siaga dengan perahu karet. Posko pengungsian juga sudah dibuka. Lokasinya berada di Gudang Logistik BNPB yang berada di depan pintu masuk Perumahan PGP.

Dari data terakhir, jumlah pengungsi sebanyak 140 orang. Adapun dari data yang dihimpun, jumlah penduduk di Perumahan PGP Jatiasih Kota Bekasi sekitar 1500 kartu keluarga dengan tiga rukun warga (RW).

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *